Sabtu, 29 Juni 2013

Riwayat Singkat Desa Leuwiseeng



Nama leuwiseeng diambil dari sebuah leuwi yang terdapat di kali cilutung dengan kali cigolek, karena dari cigolek ini bermuara ke kali citlutung ini ada satu belokan, maka terjadi suatu pusaran yang lama kelamaan pusaran ini berbentuk leuwi yang bentuknya seperti sebuah seeng. Yaitu dari atas agak lebar dan tengahnya agak mengecil dan kebawahnya lebar lagi persis seperti seeng. Setelah diketemukan leuwi tersebut oleh salah satu orang penduduk kampung itu yang bernama embah Ngabei. Leuwi yang berbentuk seeng maka kampung sumur si jalatuna diganti dengan kampung leuwi seeng landeuh, dan kampung leuwiseeng landeuh sebagai tempat singgah orang-orang yang hendak berdagang menuju ke daerah Dermayu yang sekarang disebut indramayu.
Pada tahun 1901 pemerintah belanda membuat bendungan (pintu air) akibat dibendung nya kali cilutung maka kampung leuwiseeng landeuh sering tertimpa banjir karena leuwiseeng landeuh lokasinya ada di pinggir kali cilutung, dan setelah di bendungnya kali cilutung di daerah kadipaten blok kamun akhirnya kali cilutung tidak dapat difungsikan sebagai alat transfortasi para pedagang ke Dermayu karena pada waktu itu sebagai alat transfortasinya menggunakan perahu. Maka akhirnya penduduk kampung leuwiseeng landeuh pada pindah ke kampung leuwiseeng tonggoh yang dipimpin oleh embah Ngabei bersama dengan Kuwu Wangsa sebagai sesepuh di desa. Setelah para penduduk kampung Leuwiseeng landeuh berpindah ke leuwiseeng tonggoh atau ke tempat yang baru dan juga dipimpin oleh bapak Kuwu A. Solok sebagai pengganti bapak Kuwu Wangsa lama kelamaan kampung itu menjadi luas terbagi 5 (lima) kampung.



Tapak Tilas Penguasa Pemerintahan Desa Sangkanhurip Sejak Berdiri
No
Nama
Tahun
1
Bapak Kuwu Wangsa
1882-1889
2
Bapak Kuwu A. Solok
1889-1903
3
Bapak Kuwu Ragu
1904-1909
4
Bapak Kuwu Gapur
1910-1914
5
Bapak Kuwu Selat
1915-1924
6
Bapak Kuwu Sohadi
1929-1933
7
Bapak Kuwu Emod
1934-1939
8
Bapak Kuwu Amin
1940-1945
9
Bapak Kuwu Naya
1950-1955
10
Bapak Kuwu Amin
1956-1968
11
Bapak Kuwu M. Toha
1969-1974
12
Bapak Kuwu Ono Sutisna
1975-1988
13
Bapak Kuwu Yuyu Sopyan
1989-2003
14
Bapak Kuwu Ade Hendi Mulyadi
2003-2013
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar