Pemuda dan Olah Raga
Pemuda
sebagai tulang punggung bangsa dan merupakan generasi penerus perjuangan kearah
yang lebih baik, maka kualitasnya perlu terus disiapkan dan dikembangkan
melalui peningkatan aspek pendidikan, kesejahteraan hidup dan tingkat
kesehatan. Untuk mewadahi aktivitas dan kreativitas generasi muda yang lebih
berkualitas dan mandiri, serta memiliki produktivitas, terdapat berbagai wahana
yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa yaitu Karang Taruna.
Sebagai
wadah atau tempat pengembangan bakat dan kreatifitas pemuda di Desa Leuwiseeng
terdapat beberapa perkumpulan olah raga, diantaranya perkumpulan Sepak Bola
sebanyak 2, Bola Volley sebanyak 4, Bulu Tangkis sebanyak 1, Tenis Meja
sebanyak 3. Sebagai tempat pengembangan olah raga, terdapat 4 buah lapangan
Bola Volly, 1 lapangan Tenis Meja dan 1 lapangan Bepak Bola .
Seni dan Budaya
Untuk
melestarikan dan mengembangkan kebudayaan leluhur serta mengembangkan
kreatifitas seni, maka dikembangkan melalui 2 kelompok seni yaitu seni Band
modern dan seni Qosidah.
Sedangkan
budaya yang masih terpelihara dengan baik dalam kehidupan masyarakat di Desa
Leuwiseeng yaitu diantaranya tanggung renteng dan budaya gotong royong dalam
membangun saran umum dan membangun rumah.
Agama
Penduduk
Desa Leuwiseeng mayoritas sebagai pemeluk agama Islam, hal itu tercermin dalam
kehidupan sehari-hari yang agamis. Kehidupan agamis masyarakat bukan hanya
tercermin dari kegiatan ibadah sholat lima waktu, pelaksaan puasa dan ibadah
jakat saja, akan tetapi tercermin dari sikap saling tolong menolong diantara
warga masyarakat dan terciptanya kerukunan dalam kehidupan sebagai bentuk
kesalehan social. Sarana ibadah, terdapat 3 masjid, 13 langgar, sekin kobong
atau tempat mengaji anak-anak dan terdapt 2 kelompok pengajian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar