Sabtu, 15 Juni 2013

Keadaan Mental dan Spiritual



             Pemuda dan Olah Raga
Pemuda sebagai tulang punggung bangsa dan merupakan generasi penerus perjuangan kearah yang lebih baik, maka kualitasnya perlu terus disiapkan dan dikembangkan melalui peningkatan aspek pendidikan, kesejahteraan hidup dan tingkat kesehatan. Untuk mewadahi aktivitas dan kreativitas generasi muda yang lebih berkualitas dan mandiri, serta memiliki produktivitas, terdapat berbagai wahana yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa yaitu Karang Taruna.
Sebagai wadah atau tempat pengembangan bakat dan kreatifitas pemuda di Desa Leuwiseeng terdapat beberapa perkumpulan olah raga, diantaranya perkumpulan Sepak Bola sebanyak 2, Bola Volley sebanyak 4, Bulu Tangkis sebanyak 1, Tenis Meja sebanyak 3. Sebagai tempat pengembangan olah raga, terdapat 4 buah lapangan Bola Volly, 1 lapangan Tenis Meja dan 1 lapangan Bepak Bola .


          Seni dan Budaya
Untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan leluhur serta mengembangkan kreatifitas seni, maka dikembangkan melalui 2 kelompok seni yaitu seni Band modern dan seni Qosidah.
Sedangkan budaya yang masih terpelihara dengan baik dalam kehidupan masyarakat di Desa Leuwiseeng yaitu diantaranya tanggung renteng dan budaya gotong royong dalam membangun saran umum dan membangun rumah.


          Agama
Penduduk Desa Leuwiseeng mayoritas sebagai pemeluk agama Islam, hal itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari yang agamis. Kehidupan agamis masyarakat bukan hanya tercermin dari kegiatan ibadah sholat lima waktu, pelaksaan puasa dan ibadah jakat saja, akan tetapi tercermin dari sikap saling tolong menolong diantara warga masyarakat dan terciptanya kerukunan dalam kehidupan sebagai bentuk kesalehan social. Sarana ibadah, terdapat 3 masjid, 13 langgar, sekin kobong atau tempat mengaji anak-anak dan terdapt 2 kelompok  pengajian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar